Sunday, October 16, 2011
aku redha
Monday, January 10, 2011
aku hidup dalam hidup.
Wednesday, January 5, 2011
kenapa semalam aku senyap...
Sunday, May 23, 2010
hidup penuh tanda
tertarik dgn cerita ini bukan sebab menyokong hasil luar negara, tapi diri begitu senang dalam intipati penceritaan. bagaimana ketulusan nilai cinta, kerasukan mencari kesenangan. semua ini terpulang pada kehendak setiap ciptaan, sudah ada apa yg diinginkan tp tidak puas hati...
apa erti sebuah kehidupan jika tanpa kebebasan...kebebasan yg hak milik mutlak untuk setiap insan yang hidup
Tuesday, May 18, 2010
POHON KAKTUS itu baik
Sebatang pohon kaktus tumbuh di tengah-tengah gurun pasir yang luas. Tak ada kaktus lain yang tumbuh di sana. Ia satu-satunya kaktus yang berdiri entah di mana di gurun yang gersang itu. Kaktus itu merasa heran, untuk apa ia tumbuh di tempat itu.
"Aku tak melakukan apa-apa selain berdiri di sini sepanjang hari," keluhnya.
"Lalu, apa gunanya aku ada di sini. Sepertinya aku adalah tanaman terburuk yang tumbuh di gurun ini. Lihatlah, batang-batangku kurus dan berduri.
Daun-daunku kenyal seperti karet dan kasar. Kulitku tipis dan berbenjol-benjol. Aku tak dapat memberikan apa-apa. Aku tak bisa menjadi tempat berteduh ataupun buah yang segar bagi pengelana yang melintasi gurun ini. Sepertinya aku ini sungguh tak berguna."
Memang, apa yang dilakukannya sepanjang hari hanyalah berdiri di bawah terik matahari. Setiap hari ia tumbuh semakin tinggi dan gemuk. Kini duri-durinya tumbuh semakin panjang, daun-daunnya semakin sana-sini. Benar-benar kelihatan aneh sekali.
"Aku harap setidaknya aku bisa melakukan sesuatu yang berguna," bisiknya sedih.
Pada siang hari seekor helang berputar-putar di ketinggian gurun dengan gagahnya.
"Apa yang bisa aku lakukan dengan hidupku ini?" teriak kaktus pada helang. Entah terdengar atau tidak, helang lalu terbang meninggalkannya.
Pada malam hari, bulan melayang di atas langit dan memancarkan sinar pucatnya ke seluruh penjuru gurun.
"Hal baik apa yang bisa aku lakukan dalam hidupku in?" teriak kaktus pada bulan. Tetapi bulan tetap menggantung di langit sepanjang malam.
Seekor cicak merayap di dekatnya meninggalkan jejak-jejak indah di atas pasir.
"Hai cicak ," seru kaktus. "Menurutmu manfaat apa yang bisa aku berikan dalam hidupku ini?"
"Kau?" cicak terkekeh-kekeh. Ia diam sejenak. "Manfaat darimu? Tanyalah sendiri mengapa kau tak bisa melakukan apa-apa. Lihatlah, helang bisa melayang dengan indah di udara. Kita semua bisa mengagumi kemampuannya meliuk-liuk di sana. Lihatlah, bulan tergantung di langit seperti lentera di malam hari. Cahayanya menerangi kita agar bisa kembali pulang ke rumah. Bahkan, aku, cicak tanah masih bisa melakukan sesuatu yang berguna. Jejak-jejakku menghiasi pasir gurun ini. Tapi kau? Kau tak melakukan apa-apa selain berdiri dengan buruknya di situ setiap hari."
Begitulah terus hingga bertahun-tahun. Pada akhirnya, ketika sang kaktus telah menjadi tua. Usianya mungkin tinggal sebentar lagi. Ia merasa sesuatu terjadi pada tubuhnya. "Oh Tuhan," jeritnya. "Aku telah berusaha dengan keras bertahun-tahun agar menjadi sesuatu yang berguna. Maafkan aku bila aku gagal melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi gurun ini. Aku takut aku telah terlambat."
Tapi pada saat itu, tubuhnya terguncang dan bergetar dengan hebat. Dari dalam tubuhnya muncul dan mekarlah sebongkah bunga yang indah, bagaikan mahkota cantik di atas kerumunan kelopak bunga. Belum pernah gurun itu melihat bunga yang cantik seperti itu. Angin yang mencium wewangian aroma
bunga itu terkagum-kagum dan segera menyebarkannya agar bisa dinikmati oleh seluruh penjuru gurun. Kupu-kupu yang selama ini tidak menjauh, kini mengerubungi mengagumi kecantikan bunga kaktus. Di malam hari bulan sengaja memayungi bunga kaktus sehingga menciptakan bayangan yang anggun.
Keindahan bunga itu kini melenyapkan seluruh keputus-asaan sang kaktus selama ini. Pada akhirnya ia bisa memberikan sesuatu yang berguna bagi gurun ini, bagi kehidupan ini.
Seorang pengelana yang melintasi berbisik padanya, "Kaktus, kau telah menunggu sekian lama. Kini menjelang hayatmu, akhirnya kau berhasil mempersembahkan sesuatu bagi kita semua. Tahukah kau, bahwa hati yang senantiasa mencari kebaikan pada akhirnya akan memberikan kebaikan pula. Tak peduli bagaimana wujud dan kerasnya kerjamu. Karena hanya kebaikanlah yang dapat memberikan kebahagiaan, meski hanya sejenak." Ketika sang kaktus menatap wajah pengelana itu, tiba-tiba pengelana itu lenyap menjadi asap dan membumbung tinggi ke langit.
Apakah beda itu SUKA, SAYANG dan CINTA
Saat kau Menyayangi seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau Mencintai seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
Saat kau Menyukai seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya, Bolehkah aku menciummu?".
Saat kau Menyayangi seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya, "Bolehkah aku memelukmu?".
Saat kau Mencintai seseorang dan berada di sisinya maka kau hanya akan menggenggam erat tangannya... .
SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis".
SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya dan memeluknya.
CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masala h ini bersama-sama".
SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Ia sangat cantik dan menawan".
SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugrah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku".
Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau CINTA menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan".
Pada saat kau SUKA padanya, kau akan Memaksanya untuk menyukaimu.
Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan membiarkanny a memilih.
Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu menantinya dengan setia dan tulus.
SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
CINTA adalah hal yang memberi dengan keikhlasan
SUKA adalah hal yang menuntut
SAYANG adalah hal memberi dan menerima
CINTA adalah hal yang memberi dengan ikhlas....
lalat itu MUSUH
Hadis ini berasal dari Malik dari Abu Hurairah, Abu Sa’id Al-Khudri dan Anas bin Malik.
Prof. Dr.Abdul Majid Az-Zindani yang mengetuai ‘Kajian Mukjizat Al-Quran dan sunah’ telah mengkaji dan menyimpulkan bahawa memang pada sayap kiri lalat terdapat berbagai virus yang mematikan.Di antaranya mungkin ada yang lebih berbahaya dari virus Avian Influenza.Mereka berusaha mematikan virus-virus dengan cara-cara konvensional dan menemukan kegagalan.Namun ketika mereka memasukkan sayap kanan lalat secara automatic mereka melihat perubahan yang signifikan.Seluruh virus apa pun yang dibawa oleh sayap kiri lalat ternyata musnah dan mati akibat ubat yang terdapat pada sayap kanannya.
Dipetik dari novel Hidayah Cinta karya Ilham Hamdani…





