Sunday, May 23, 2010
hidup penuh tanda
tertarik dgn cerita ini bukan sebab menyokong hasil luar negara, tapi diri begitu senang dalam intipati penceritaan. bagaimana ketulusan nilai cinta, kerasukan mencari kesenangan. semua ini terpulang pada kehendak setiap ciptaan, sudah ada apa yg diinginkan tp tidak puas hati...
apa erti sebuah kehidupan jika tanpa kebebasan...kebebasan yg hak milik mutlak untuk setiap insan yang hidup
Tuesday, May 18, 2010
POHON KAKTUS itu baik
Sebatang pohon kaktus tumbuh di tengah-tengah gurun pasir yang luas. Tak ada kaktus lain yang tumbuh di sana. Ia satu-satunya kaktus yang berdiri entah di mana di gurun yang gersang itu. Kaktus itu merasa heran, untuk apa ia tumbuh di tempat itu.
"Aku tak melakukan apa-apa selain berdiri di sini sepanjang hari," keluhnya.
"Lalu, apa gunanya aku ada di sini. Sepertinya aku adalah tanaman terburuk yang tumbuh di gurun ini. Lihatlah, batang-batangku kurus dan berduri.
Daun-daunku kenyal seperti karet dan kasar. Kulitku tipis dan berbenjol-benjol. Aku tak dapat memberikan apa-apa. Aku tak bisa menjadi tempat berteduh ataupun buah yang segar bagi pengelana yang melintasi gurun ini. Sepertinya aku ini sungguh tak berguna."
Memang, apa yang dilakukannya sepanjang hari hanyalah berdiri di bawah terik matahari. Setiap hari ia tumbuh semakin tinggi dan gemuk. Kini duri-durinya tumbuh semakin panjang, daun-daunnya semakin sana-sini. Benar-benar kelihatan aneh sekali.
"Aku harap setidaknya aku bisa melakukan sesuatu yang berguna," bisiknya sedih.
Pada siang hari seekor helang berputar-putar di ketinggian gurun dengan gagahnya.
"Apa yang bisa aku lakukan dengan hidupku ini?" teriak kaktus pada helang. Entah terdengar atau tidak, helang lalu terbang meninggalkannya.
Pada malam hari, bulan melayang di atas langit dan memancarkan sinar pucatnya ke seluruh penjuru gurun.
"Hal baik apa yang bisa aku lakukan dalam hidupku in?" teriak kaktus pada bulan. Tetapi bulan tetap menggantung di langit sepanjang malam.
Seekor cicak merayap di dekatnya meninggalkan jejak-jejak indah di atas pasir.
"Hai cicak ," seru kaktus. "Menurutmu manfaat apa yang bisa aku berikan dalam hidupku ini?"
"Kau?" cicak terkekeh-kekeh. Ia diam sejenak. "Manfaat darimu? Tanyalah sendiri mengapa kau tak bisa melakukan apa-apa. Lihatlah, helang bisa melayang dengan indah di udara. Kita semua bisa mengagumi kemampuannya meliuk-liuk di sana. Lihatlah, bulan tergantung di langit seperti lentera di malam hari. Cahayanya menerangi kita agar bisa kembali pulang ke rumah. Bahkan, aku, cicak tanah masih bisa melakukan sesuatu yang berguna. Jejak-jejakku menghiasi pasir gurun ini. Tapi kau? Kau tak melakukan apa-apa selain berdiri dengan buruknya di situ setiap hari."
Begitulah terus hingga bertahun-tahun. Pada akhirnya, ketika sang kaktus telah menjadi tua. Usianya mungkin tinggal sebentar lagi. Ia merasa sesuatu terjadi pada tubuhnya. "Oh Tuhan," jeritnya. "Aku telah berusaha dengan keras bertahun-tahun agar menjadi sesuatu yang berguna. Maafkan aku bila aku gagal melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi gurun ini. Aku takut aku telah terlambat."
Tapi pada saat itu, tubuhnya terguncang dan bergetar dengan hebat. Dari dalam tubuhnya muncul dan mekarlah sebongkah bunga yang indah, bagaikan mahkota cantik di atas kerumunan kelopak bunga. Belum pernah gurun itu melihat bunga yang cantik seperti itu. Angin yang mencium wewangian aroma
bunga itu terkagum-kagum dan segera menyebarkannya agar bisa dinikmati oleh seluruh penjuru gurun. Kupu-kupu yang selama ini tidak menjauh, kini mengerubungi mengagumi kecantikan bunga kaktus. Di malam hari bulan sengaja memayungi bunga kaktus sehingga menciptakan bayangan yang anggun.
Keindahan bunga itu kini melenyapkan seluruh keputus-asaan sang kaktus selama ini. Pada akhirnya ia bisa memberikan sesuatu yang berguna bagi gurun ini, bagi kehidupan ini.
Seorang pengelana yang melintasi berbisik padanya, "Kaktus, kau telah menunggu sekian lama. Kini menjelang hayatmu, akhirnya kau berhasil mempersembahkan sesuatu bagi kita semua. Tahukah kau, bahwa hati yang senantiasa mencari kebaikan pada akhirnya akan memberikan kebaikan pula. Tak peduli bagaimana wujud dan kerasnya kerjamu. Karena hanya kebaikanlah yang dapat memberikan kebahagiaan, meski hanya sejenak." Ketika sang kaktus menatap wajah pengelana itu, tiba-tiba pengelana itu lenyap menjadi asap dan membumbung tinggi ke langit.
Apakah beda itu SUKA, SAYANG dan CINTA
Saat kau Menyayangi seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau Mencintai seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
Saat kau Menyukai seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya, Bolehkah aku menciummu?".
Saat kau Menyayangi seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya, "Bolehkah aku memelukmu?".
Saat kau Mencintai seseorang dan berada di sisinya maka kau hanya akan menggenggam erat tangannya... .
SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis".
SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya dan memeluknya.
CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masala h ini bersama-sama".
SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Ia sangat cantik dan menawan".
SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugrah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku".
Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau CINTA menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan".
Pada saat kau SUKA padanya, kau akan Memaksanya untuk menyukaimu.
Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan membiarkanny a memilih.
Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu menantinya dengan setia dan tulus.
SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
CINTA adalah hal yang memberi dengan keikhlasan
SUKA adalah hal yang menuntut
SAYANG adalah hal memberi dan menerima
CINTA adalah hal yang memberi dengan ikhlas....
lalat itu MUSUH
Hadis ini berasal dari Malik dari Abu Hurairah, Abu Sa’id Al-Khudri dan Anas bin Malik.
Prof. Dr.Abdul Majid Az-Zindani yang mengetuai ‘Kajian Mukjizat Al-Quran dan sunah’ telah mengkaji dan menyimpulkan bahawa memang pada sayap kiri lalat terdapat berbagai virus yang mematikan.Di antaranya mungkin ada yang lebih berbahaya dari virus Avian Influenza.Mereka berusaha mematikan virus-virus dengan cara-cara konvensional dan menemukan kegagalan.Namun ketika mereka memasukkan sayap kanan lalat secara automatic mereka melihat perubahan yang signifikan.Seluruh virus apa pun yang dibawa oleh sayap kiri lalat ternyata musnah dan mati akibat ubat yang terdapat pada sayap kanannya.
Dipetik dari novel Hidayah Cinta karya Ilham Hamdani…
never act like an elephant
But listen carefully because it can make a difference of success and failure in your business and private life.
LET ME EXPLAIN:
You may know that in India elephants are used for manual labor. But what to do with them when they are not working? How to restrain them?
Their handlers came up with the idea to “program” them while they are still very young by setting self-imposed limits into their thinking. HOW DOES IT WORK? When the elephants are still small, weighing around 150 pounds they get tied up with a very heavy rope. All day long, the elephants try to get rid of it, whine, tug at it and some of them even try to chew it. But they can’t break free.
Finally the elephant gives up and the fight is over. From this moment on, they strongly believe that there is absolutely no chance to get rid of the rope. They accept the “fact” that the rope limits them. And with this imprinted belief in place, their handlers are able to tie them with extremely small ropes, even as adults weighing 8,000 pounds and more, they never attempt to break free, because they “know” they have no chance at all! As you can see, the elephants limits are not real but exist only in their mind.
They are also not real but exist only in our minds. But it doesn’t have to stay this way. Our negative belief systems don’t have to limit us for good. If you truly want to become successful and are not kidding yourself, you can change your inner belief system, your attitude, and break your inner boundaries.
You might feel that there are certain characteristics of your personality that are part of you and therefore cannot change; it's just the way you are, the way God made you. Although it's true that you have certain inborn traits, certain strengths and weaknesses, this doesn't mean that you can never change.
You might wonder how this can be, how you can change what you feel is a long-standing habit, an almost ingrained characteristic, and turn it into something different.
You always have the inner strength, the personal power to change everything in your life for the better. Just try!
Never give up. And never act like an elephant!
Thursday, May 13, 2010
kelahiran hari ini.
bangkit..jangan tidur lagi...aku tidak pernah tamak atau kedekut untuk memberikan ilmu..
pada yang mungkin tercari-cari identiti dia sendiri..aku lampiran bersama agar kalian mendalami erti yang sebenar..bukan untuk percaya atau tidak tapi sekadar tahu atau tidak....
Convert your date here :
http://www.islam.com/islamicdates.asp
Muharram:
Seorang yang pendiam, sihat pemikirannya. Mungkin akan menjadi bodoh jika tidak mendapat didikan sempurna, walaupun begitu jika dididik dengan baik, dia boleh menjadi cerdik kerana bakat fikiran yang pintar cerdas ada padanya. Dia mempunyai keinginan yang baik dan selalu berada dalam selamat.
Safar:
Tabiatnya buruk. Tidak suka mengakui kesalahanya. Ibu bapanya perlu mendidiknya untuk menghilangkan tabiat itu, jika tidak kehidupannya menjadi susah. Walaupunbegitu, sekiranya dia melakukan sesuatu untuk kepentingan dirinya, selalunya ia akan mendatangkan hasil.
RabiulAwal:Perwatakannya baik, mungkin dia akan mendapat pangkat besar, menjadi orang berpengaruh atau kaya tanpa diduga dalam pekerjaan, ramai yang menyenanginya. Sifat negatif dirinya termasuklah kurang sabar, hatinya keras, dan mudah marah.
RabiulAkhir:
Perwatakanya jahat. Hatinya tidak tetap. Fikiran dan kemahuannya lemah, buruk nafsunya, kasar wataknya, mudah mengangkat tangannya. Kehidupan menjadi sukar kerana tabiat buruknya. Ibu bapanya menempuh kesukaran dalam mendidiknya.
JamadilAwal:
Dia mempunyai tingkat keyakinan diri yang tinggi. Berani dan nekad. Kadangkala melakukan sesuatu yang bodoh atau bahaya. Walau begitu, keberanian dan tekadnya akan menunjukan hasil usahanya, kadangkala menemui kegagalan juga .
JamadilAkhir:
Wataknya berani, dia hormatkan orang lain. Berbagai kepandaian ada padanya. Bila dia tahu dia salah atau keliru, dia mudah mengakuinya, bila dia tahu dia benar, pendirianya keras tidak mahu mengalah. Semasa kecil ibubapanya perlu mendidiknya dengan baik agak terserlah sifat-sifat yang baik itu, kerana jika betul didikannya, masa dewasa ia akan menyenangkan kedua orang tuanya.
Rejab:
Semasa kecil dia degil dan nakal. Ibubapanya patut mendidik dengan baik agar dapatmenerapkan nilai-nilai yang baik. Ketika dewasa, dia suka bersikap merendahkan diri dan tidak tahu menahu. Ini agak berlainan dari sikapnya semasa kecil bagaimanapun hidupnya selamat dan sentosa .
Syaaban:
Perwatakanya baik, hidup selamat rezekinya tidak putus-putus. Waktu kecil mudah mengalah bila bermain dengan kawan-kawan. Kelakuan baik, berbudi bahasa hingga semua orang suka kepadanya. Masa dewasa ia akan berjaya dalam segala dalam kerjayanya dan mudah mendapat rezeki .
Ramadhan:
Dia baik, pendiam, suka merendahkan diri. Dia tidak angkuh kepada teman yang dikenali. Tidak suka membanggakan dirinya dan kehidupannya selalu selamat.
Syawal:
Perwatakan keras. Hatinya keras. Tidak suka dikalahkan oleh orang lain. Hal ini membahayakan kehidupannya, oleh itu ibu bapa perlulah mendidiknya dengan betul bagi menghilangkan tabiat buruknya, jika tidak, kehidupanya menjadi susah kerana perangai keras hatinya dan dia selalu bergaduh terutamanya dalam hal mencari rezeki.
Zulkaedah:
Perwatakannya pendiam. Banyak perkara baik pada dirinya berubah menjadi buruk. Dia terlalu banyak berfikir, sifat ini akan membuahkan hasil yang baik dalam kehidupannya. Tetapi oleh kerana terlalu banyak berfikir, dia kadangkala menjadi keliru. Seharusnya dia bertindak tanpa terlalu banyak berfikir untuk mendapat hasil yang memuaskan.
Zulhijah:
Jika dia jahat dia terlalu jahat, jika dia baik terlalu baik pula. Dia sering mendapat padah dari perbuatannya sendiri. Dia sukar mengawal perasaanya, kadangkala terlalum berlebih-lebihan atau sebaliknya. Oleh kerana dia tidak dapat memberikan garis pemisah,dia sukar mempertimbangkan baik buruk perbuatanya. Dia seringkali menyesal kerana kurang pertimbangan.
Monday, May 10, 2010
bila.....
terlalu gigih dan berat segala derita ini.. kerna mungkinkah aku pencinta segala sengsara ini...







